
Apabila kamu perhatikan, dalam bahasa Indonesia kita sering menggunakan dua istilah ketika menyebut Negeri Tirai Bambu, yaitu China dan Tiongkok.
Contohnya, kita bisa mengatakan “kuliah di China” atau “produk dari China”. Namun, dalam berita atau percakapan yang lebih formal, kamu mungkin akan lebih sering mendengar istilah Tiongkok dibandingkan China.
Pertanyaannya, kenapa ya Negara dengan Tembok Besar nya yang terkenal ini memiliki dua istilah? China dan Tiongkok?
Apakah “China” dan “Tiongkok” memiliki arti yang berbeda? Apabila iya, dari mana asal muasal kata “Tiongkok” berasal?
Tiongkok Berasal dari Bahasa Mandarin
Istilah “Tiongkok” sendiri memiliki hubungan langsung dengan bahasa Mandarin, yaitu 中国 (Zhōngguó). Dalam bahasa Mandarin modern, 中国 (Zhōngguó) merupakan nama yang digunakan untuk menyebut China.
Secara harfiah, 中 (Zhōng) memiliki arti “tengah” atau “pusat”, sedangkan 国 (Guó) berarti “negara”.
Namun, orang China tidak menganggap negaranya sebagai “negara yang berada di tengah dunia” atau lebih tepatnya “pusat dunia”. Istilah 中国 (Zhōngguó) memiliki sejarah yang jauh lebih panjang. Istilah ini merujuk pada wilayah atau negara-negara di kawasan pusat peradaban Tiongkok kuno.
Lalu, Dari Mana Kata “Tiongkok” Berasal?
Kata “Tiongkok” terus berasal dari mana? Kata Tiongkok merupakan istilah yang berasal dari pelafalan dialek-dialek dari orang Tionghoa, yaitu karakter 中国 atau Tiong-kok.
Kata Tiong (中) berkaitan dengan “tengah”, sedangkan kok (国) berarti “negara”.
Pelafalan tersebut kemudian masuk dan berkembang dalam penggunaan masyarakat Tionghoa di Nusantara.
Karena masyarakat Tionghoa di Indonesia pada masa lalu banyak menggunakan berbagai dialek seperti Hokkien, Hakka, Teochew, Kanton, dan Hainan, istilah yang digunakan pun tidak selalu mengikuti pelafalan Mandarin standar seperti sekarang. Dari sinilah istilah Tiongkok menjadi salah satu sebutan yang dikenal dalam bahasa Indonesia.
Istilah “China” Juga Punya Sejarah Panjang
Kalau “Tiongkok” berasal dari pelafalan 中国 (Zhōngguó) dalam tradisi bahasa Tionghoa, lalu dari mana kata China berasal? Istilah “China” dalam berbagai bahasa dunia umumnya dikaitkan dengan nama Qin (秦), salah satu dinasti besar dalam sejarah China.
Dinasti Qin berkuasa pada sekitar 221–206 SM dan terkenal karena berhasil menyatukan berbagai wilayah yang sebelumnya terpecah menjadi negara-negara yang saling berperang. Nama Qin kemudian diperkirakan berkembang menjadi berbagai bentuk penyebutan dalam bahasa asing, termasuk bentuk yang akhirnya menjadi China dalam bahasa Inggris.
Namun, jalur perubahan kata tersebut tidak sesederhana “Qin berubah langsung menjadi China”. Ada proses panjang melalui berbagai bahasa dan interaksi perdagangan antara China dengan wilayah lain. Karena itu, bahasa-bahasa di dunia memiliki sebutan yang berbeda untuk negara yang sama.
Contohnya:
China → bahasa Inggris
Chine → bahasa Prancis
Cina → bahasa Spanyol/Portugis
Tiongkok → bahasa Indonesia
中国 (Zhōngguó) → bahasa Mandarin
Kenapa Orang Indonesia Menggunakan “China” dan “Tiongkok”?
Dalam penggunaan bahasa Indonesia modern, China dan Tiongkok sama-sama dapat ditemukan. Kata China sangat umum digunakan dalam konteks internasional, terutama karena pengaruh bahasa Inggris.
Sementara itu, Tiongkok merupakan istilah yang sudah lama dikenal dalam bahasa Indonesia dan memiliki hubungan erat dengan sejarah komunitas Tionghoa di Nusantara. Kita juga bisa melihat perbedaan penggunaannya dalam berbagai konteks.
Jadi, bukan berarti salah satu istilah selalu benar dan yang lainnya selalu salah. Penggunaannya bergantung pada konteks, gaya bahasa, dan pilihan istilah.
Jadi, Kenapa China Disebut Tiongkok?
Gampangnya, Tiongkok merupakan istilah dalam bahasa Indonesia yang memiliki akar dari pelafalan dialek Tionghoa terhadap 中国 (Zhōngguó).
Istilah tersebut berkembang dalam sejarah interaksi masyarakat Tionghoa dengan masyarakat di Nusantara, terutama melalui berbagai komunitas dan jaringan perdagangan.
Sementara itu, istilah China berkembang melalui sejarah penyebutan China dalam bahasa-bahasa asing dan kemudian menjadi sangat umum secara internasional.
Perbedaannya terletak pada asal istilah, sejarah penggunaan, dan konteks pemakaiannya dalam bahasa Indonesia.
Jadi, apabila kamu menemukan tulisan 中国 (Zhōngguó) di papan, berita, aplikasi, atau buku Mandarin, kamu sudah tahu bahwa kata tersebut merujuk pada China atau Tiongkok.
Nah, kalo mau lancar dan jago speaking Mandarin, kamu bisa ikut kelas Convo 299k dari Panda EDC loh, coba cek penawarannya dibawah ini:
Jago Speaking Mandarin hanya 1 Bulan bersama Panda EDC
Saatnya upgrade kemampuan speaking Mandarin kamu bersama Panda EDC!
Hanya Rp299.000/bulan, kamu bisa belajar speaking Mandarin khusus untuk pemula dengan kelas yang interaktif dan lebih fokus ke praktik percakapan sehari-hari.
Benefit yang kamu dapatkan:
- 8x Sesi Intensif dalam 1 Bulan
- Kelas Interaktif
- Free E-Certificate
- Free Class Recording
- Masuk WA Group Convo Mandarin
Yuk, mulai belajar Mandarin dan lebih percaya diri saat ngobrol menggunakan bahasa Mandarin bersama Panda EDC!
📍 Info lengkap & pendaftaran di www.pandaedc.com 📲 Follow Instagram @panda.edc untuk tips belajar Mandarin sehari-hari 📞 Hubungi admin via WhatsApp di +628971398157 untuk info jadwal & biaya kelas terbaru
Cek pilihan kelasnya disini:
Kuasai bahasa Mandarin dengan Panda Mandarin Education! 🐼✨