Desember 2025 menjadi bulan paling panas di Selat Taiwan dalam beberapa tahun terakhir. Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) kembali menggelar latihan perang militer berskala besar yang mengepung pulau Taiwan dari segala arah : dari utara, selatan, timur, hingga barat.
Jet tempur J-16, J-20 siluman, kapal induk Shandong, kapal perusak Type 055, rudal balistik Dongfeng, dan bahkan kapal amfibi Type 075 terlibat dalam simulasi “blokade total” & “serangan presisi” ke target di Taiwan.
Ini bukan latihan biasa. Skala, durasi, dan intensitasnya membuat banyak analis menyebutnya sebagai “peringatan keras terkuat” sejak krisis Selat Taiwan 1995–1996.
Apa yang Dilakukan China dalam Latihan Ini?
Latihan militer “Joint Sword-2025B” (atau dikenal sebagai latihan “Strait Thunder-2025”) berlangsung sejak 10–18 Desember 2025 dengan beberapa poin utama yang bikin dunia terkejut:
- Kepungan 360 Derajat: Zona larangan terbang & pelayaran dibuat di enam area berbeda mengelilingi Taiwan, termasuk dekat Kepulauan Penghu, Kinmen, dan Matsu.
- Simulasi Serangan Presisi: Puluhan rudal balistik & jelajah diluncurkan ke zona target di Laut China Timur & Selatan, simulasi hancurkan fasilitas militer & bandara.
- Jet Tempur Siluman & Kapal Induk: Lebih dari 100 sorti pesawat tempur (termasuk J-20 siluman) melintasi garis median Selat Taiwan, rekor tertinggi dalam satu hari.
- Kapal Perang & Amfibi: Formasi kapal perusak, fregat, & kapal pendarat tank menunjukkan kemampuan invasi amfibi skala besar.
- Drone & Rudal Hipersonik: Penggunaan drone kamikaze & rudal hipersonik DF-17 untuk pertama kalinya dalam latihan publik.
Media China menyebut latihan ini sebagai “peringatan tegas kepada kekuatan separatis Taiwan & campur tangan asing”, merujuk pada kunjungan pejabat AS ke Taiwan & pernyataan PM Jepang soal “ancaman eksistensial”.
Respons Taiwan, AS, & Sekutu
- Taiwan: Presiden Lai Ching-te sebut latihan ini “provokasi tidak bertanggung jawab”. Angkatan Bersenjata Taiwan langsung gelar latihan Han Kuang (pertahanan pulau) & uji coba rudal Sky Bow III.
- AS: Departemen Pertahanan AS sebut latihan China “tidak bertanggung jawab & berbahaya”, tapi belum ada pernyataan resmi dari Presiden Trump (yang baru dilantik). Kapal perang USS Ronald Reagan tetap berpatroli di Laut Filipina.
- Jepang & Australia: Kedua negara nyatakan “keprihatinan serius”, Jepang bahkan tingkatkan siaga di pulau-pulau selatan (Okinawa & Senkaku).
- Indonesia: Kemlu RI sebut situasi ini “mengkhawatirkan stabilitas kawasan”, tapi tetap netral & dorong dialog damai.
Mengapa China Gelar Latihan Sebesar Ini?
Beberapa alasan utama yang dianalisis pakar:
- Respons atas Kunjungan & Pernyataan AS-Jepang: Trump baru berkuasa, dan ada rumor “arms sale” senjata baru ke Taiwan senilai $11 miliar.
- Uji Teknologi Baru: Rudal hipersonik DF-17, drone swarm, & kapal induk Shandong menunjukkan kemampuan militer China yang semakin matang.
- Pesan Politik Domestik: Menunjukkan kepada rakyat China bahwa Xi Jinping “tegas” soal Taiwan menjelang Kongres Partai berikutnya.
- Persiapan “Reunifikasi” Paksa: Banyak analis bilang ini latihan “rehearsal” blokade & invasi jika Taiwan deklarasi kemerdekaan formal.
Dampak ke Indonesia & ASEAN
- Rantai Pasok Global: Taiwan produsen 60% chip dunia. Eskalasi bisa ganggu harga HP, laptop, mobil listrik, & gadget.
- Pariwisata & Bisnis: Turis China ke ASEAN (termasuk Bali) bisa naik karena “alternatif” Jepang & Taiwan yang lagi panas.
- Bisnis dengan China: Peluang tetap besar (ekspor nikel, EV, tekstil), tapi butuh skill Mandarin untuk nego langsung & paham situasi geopolitik.
Apa yang Harus Kita Lakukan?
Situasi ini mengingatkan: era Indonesia-China semakin erat, tapi juga penuh ketidakpastian. Kalau ingin ambil peluang bisnis, karir, atau beasiswa di China, bahasa Mandarin adalah senjata utama.
Panda Mandarin Education siap bantu kamu kuasai Mandarin cepat & praktis, kelas malam/online cocok karyawan, plus bantuan beasiswa CSC S1/S2/S3 China.
Hubungi sekarang untuk trial gratis & info lengkap!
Mengapa Belajar dengan Panda Mandarin Education?
Untuk menguasai bahasa Mandarin dan budaya Tionghoa, bimbingan ahli sangat penting. Panda Mandarin Education menawarkan les online dan offline di Jakarta, dengan pengajar native speaker dan dukungan untuk mendapatkan beasiswa ke 100+ universitas top Tiongkok!
Kami menawarkan:
- Kursus Mandarin untuk Kids (3-6 Tahun) dan Primary (7-11 Tahun)
- Kursus dan Sertifikasi Bahasa Mandarin HSK 1-6 + Mandarin Traditional
- Kursus Kelas Mandarin Conversation & Business
- Study Tour China Taiwan (Usia 13-30 Tahun) : Tahun 2026, Summercamp Pandaedc akan visit ke Xi’an + Chengdu! (14 Days Trip, 21 June – 4 Juli 2026). Book sekarang hanya dengan 10 juta rupiah!
- Beasiswa Kuliah up to 100% + Uang Saku
- Sekolah Bahasa China (Simplified + Traditional) Paket 1 Tahun Fasih Berbahasa Mandarin
Kami juga membantu:
- Pengurusan berkas
- Konsultasi jurusan
- Pengajuan visa pelajar
- GRATIS Jasa Pendaftaran Sertifikasi HSK / TOCFL
Dengan pengalaman mendampingi pelajar internasional, kami menjamin bimbingan terbaik untuk kesuksesan Anda.
📞 Hubungi Monica via WhatsApp di 0896 0365 1750 untuk info lebih lanjut.
Selamat mempersiapkan kuliah di China bersama Panda Mandarin Education! 🐼✨